Posted by: kuasajaib on: April 18, 2011
Salam Kreasi
Mulai 1 April 2011, Kuas Ajaib kembali ke slot penayangan awal lho, yaitu pukul 14.30 WIB. Malah Kuas Ajaib ditambah penayangannya menjadi dua hari, yaitu tiap hari Senin dan Selasa.
Perbedaan Tayangan Senin dan Selasa
Oh ya di dua hari yang berbeda ini (Senin dan Selasa), kami akan menyajikan tayangan kuas yang berbeda juga lho. Setiap Senin kami akan menyajikan KUAS AJAIB REGULER. Pada Tayangan ini, pemirsa akan kami ajak jalan-jalan untuk menggambar suatu objek. Jadi bisa ke kebun binatang, ke pasar, ke sekolah, ke taman, pokoknya kemana saja. Penonton juga diajak mengambar sesuai kreasinya sendiri. Kuas Ajaib hanya mencoba mengenalkan objek melalui ciri-ciri khususnya, sedikit tips menggambar mudah, serta memberi inspirasi untuk melengkapi gambarnya.
Di hari Selasa, kami akan menampilkan KUAS AJAIB KREASI. Tayangan ini hampir sama dengan tayangan-tayangan kuas sebelumnya, yaitu Jadi selain menggambar objek, Pemirsa akan diajarkan membuat sesuatu prakarya sederhana yang bisa dibuat oleh siapa saja.
Host Kuas Ajaib
Walau sudah tak kuat berlama-lama berdiri, DRS. Suyadi alias Pak Raden masih mau menemani pemirsa Kuas Ajaib. Beliau siap untuk terus berkarya demi anak Indobnesia. Walau sedikit sukar diikuti, namun gambar-gambar beliau sangat bagus dan natural. Maklum Kakek yang satu ini adalah seorang ilustrator dibuku-buku pelajaran tempo dulu, juga pernah menjadi dosen senirupa ITB.
Pak Raden tidak sendirian lho. Beliau tetap akan ditemani Paman Andi dengan jurus Maung Ompong nya. Paman Andi akan terus mengajarkan kepada penonton bagaimana berkreasi dalam menggambar. Dari angka, dari huruf, dari bentuk, bisa beliau kreasikan menjadi lukisan yang bagus. ditambah pewarnaan yang ceria khas anak-anak.
Oh ya, seorang pendatang baru yang tak kalah akan muncul tak lama lagi. Ia disebut Paman ‘E’. Beliau banyak membuat buku-buku cara menggambar yang mudah lho. bahkan dari segala coretan, bisa dilanjutkan beliau menjadi gambar yang menarik. Nantikan aksinya ya di akhir April nanti.
Komentar & Kritik